NADIKABAR.COM — Jumlah kapal perang Amerika Serikat (AS) di Timur Tengah bisa mencapai lebih dari 24 unit seiring kedatangan gugus tempur kapal induk tambahan, lapor surat kabar Wall Street Journal berdasarkan perhitungan mereka.

AS saat ini menempatkan dua gugus tempur kapal induk di Timur Tengah, sementara satu gugus lainnya sedang dalam perjalanan dari Pasifik. Belum diketahui apakah ketiga gugus tersebut akan tetap berada di kawasan itu.

Saat ini AS memiliki sekitar 20 kapal di kawasan tersebut. Kedatangan gugus tambahan dan satu unit Korps Marinir diperkirakan menambah total kapal menjadi lebih dari 24 unit, dengan catatan tidak ada kapal lain yang meninggalkan kawasan tersebut untuk rotasi rutin.

Penambahan ini akan memperluas kemampuan Angkatan Laut AS secara signifikan untuk menjalankan operasi sepanjang waktu di Timur Tengah.

Pada 28 Februari, AS dan Israel mulai menyerang sejumlah target di Iran, termasuk Ibu Kota Teheran. Iran membalas dengan serangan mematikan.

Pada pertengahan Juni, Teheran dan Washington menandatangani nota kesepahaman untuk menghentikan konflik, tetapi tak lama kemudian kedua pihak kembali saling serang.

Hingga kini, konflik AS-Iran belum terselesaikan.

Penerjemah: Asri Mayang Sari