Pihak Basarnas sendiri baru menerima laporan resmi terkait hilangnya kapal rute Surabaya-Banjarmasin ini pada pukul 04.10 WITA dari General Manager PT Virgo, Yoel Rihi, atau sekitar dua jam setelah kapal dinyatakan hilang kontak pada pukul 02.00 WITA.

"Kami telah menerima laporan terkait hilang kontaknya kapal Virgo Transport 8 dan segera mengerahkan personel serta KN SAR Laksmana 241 menuju lokasi perkiraan posisi terakhir," ujar Putu.

Sebanyak enam personel SAR gabungan langsung diberangkatkan dari Dermaga SAR Basirih menggunakan KN SAR Laksmana 241 menuju titik koordinat terakhir kapal. Perjalanan menuju lokasi hilang kontak di tengah Laut Jawa tersebut diperkirakan memakan waktu hingga 5 jam.

Operasi pencarian besar-besaran kini terus digencarkan mengingat keselamatan ratusan penumpang dan ABK yang berangkat dari Surabaya tersebut menjadi fokus utama.