Kondisi tersebut membuat tim medis harus mengerok seluruh sisa benang di area hidungnya sekaligus melakukan perbaikan. Tidak hanya itu, wajahnya juga kerap mengalami pembengkakan mendadak setiap kali daya tahan tubuhnya melemah akibat endapan filler yang menumpuk.
"Semua benang yang ada di hidung aku dikerok sekalian diperbaiki. Beberapa saat kemarin tuh setiap mau sakit atau enggak enak badan atau kecapekan, tiba-tiba tuh muka bengkak. Makanya kemarin memutuskan untuk keluarin semua di Shanghai," bebernya.
Demi memperbaiki kerusakan tersebut dan membersihkan seluruh zat bermasalah dari wajahnya, Nita Gunawan mengaku harus merogoh kocek hingga ratusan juta rupiah. Ia bahkan harus menabung terlebih dahulu sebelum berangkat menjalani prosedur pembersihan tersebut.