"Tokoh agama berperan menjaga moral dan akhlak umat, sementara Polri bertanggung jawab menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat, khususnya di Jawa Timur," tegas Irjen Dekananto, dilansir NadiKabar.
Ia menjelaskan, kolaborasi tersebut juga sejalan dengan tagline Kapolri, yakni Polisi Bersama Masyarakat. Di Jawa Timur, pendekatan itu diwujudkan melalui sejumlah kegiatan yang mengedepankan sisi humanis, seperti Subuh Keliling dan Jumat Keliling yang rutin dilaksanakan setiap pekan.
Dalam kesempatan itu, Dekananto turut mengingatkan berbagai tantangan keamanan yang berkembang saat ini. Di antaranya dampak negatif media sosial dan ancaman peredaran narkoba yang dapat memengaruhi kehidupan masyarakat, terutama generasi muda.