NADIKABAR.COM — Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Nusa Tenggara Timur (NTT) Irjen Rudi Darmoko dan rombongan mengunjungi Pulau Kukusan, Desa Pasir Panjang, Kecamatan Komodo, Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (1/9/2026).
Mereka menyalurkan bantuan kemanusiaan dan trauma healing kepada siswa madrasah di sana dan warga terdampak gempa bumi di pulau terpencil tersebut. Rudi juga meresmikan renovasi Madrasah Ibtidaiyah Al-Hidayah Pulau Kukusan.
Pulau Kukusan berjarak sekitar 30 menit perjalanan laut menggunakan speedboat dari pelabuhan Marina Labuan Bajo. Pulau kecil ini salah satu pulau penyanggga kawasan Taman Nasional (TN) Komodo.
"Kita mengunjungi Pulau Kukusan, salah satu pulau yang terdampak (gempa) juga. Kami membagikan bantuan kepada masyarakat di Pulau Kukusan yang terdampak gempa," kata Rudi.
Rudi didampingi Ketua Bhayangkari Vily Rudi Darmoko, Wakil Kapolda NTT Brigjen Faizal, Direktur Polairud Polda NTT, Kombes Irwan Deffi Nasution, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda NTT Kombes Henry Novika Chandra, Kapolres Manggarai Barat AKBP Christian Kadang, dan puluhan anggota Polri.
Mereka membagikan paket sembako hingga susu untuk anak-anak. Rudi juga berinteraksi dengan siswa Madrasah saat proses trauma healing. Rombongan Polda NTT, warga dan siswa kemudian berjoget ria di halaman sekolah. Mereka bergandengan tangan dan tertawa bersama.
Khusus untuk anak-anak di Pulau Kukusan, Rudi berharap mereka bisa beraktivitas normal dan tidak lagi trauma dengan gempa.
Dalam kesempatan itu, Rudi juga meresmikan dua ruang kelas Madrasah Ibtidaiyah Al-Hidayah di Pulau Kukusan. Dua ruang kelas sekolah setingkat SD itu sebelumnya rusak lalu direnovasi oleh Satpolairud Polda NTT. Kini masih tersisa dua ruang kelas yang masih rusak. Terdapat 46 siswa dan empat guru di sekolah tersebut.
"Sebelum gempa kami punya program renovasi salah satu sekolah madrasah di pulau Kukusan ini. Kami meresmikan sekolah madrasah," kata Rudi.
Dua ruang kelas yang direnovasi Polda NTT ini bangunan semiparmanen. Lantainya keramik. Disediakan kursi lipat untuk dua ruang kelas itu. Ruang kelas ini tak terdampak gempa bumi.
Dua ruang kelas yang masih rusak berada di sisi kiri dan kanan bangunan yang direnovasi Polda NTT tersebut. Dua ruangan kelas itu bertambah rusak setelah diguncang gempa belakangan ini.
"Atapnya ada yang rusak, nanti pelan-pelan kita perbaiki juga. Nanti kita gotong royong, ya. Nanti kita bantu materialnya, supaya nanti bisa rapi lagi," ujar Rudi.
Pulau Kukusan berjarak sekitar 30 menit perjalanan laut menggunakan speedboat dari Pelabuhan Marina Labuan Bajo. Pulau kecil ini salah satu pulau penyanggga kawasan penyangga Taman Nasional Komodo. Terdapat 85 keluarga dengan total 300 jiwa di pulau tersebut.