NADIKABAR.COM — Kepala Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah tersebut dalam kondisi aman menjelang penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2026.

"Untuk saat ini kondisi wilayah NTB terpantau aman," kata Kalingga di Mataram, Jumat.

Kalingga mengatakan kepolisian bersama TNI, pemerintah daerah, InJourney Tourism Development Corporation (ITDC), TNI Angkatan Laut, serta unsur terkait terus melakukan kegiatan cipta kondisi menjelang hingga setelah penyelenggaraan MotoGP Mandalika.

Kepastian kondisi keamanan tersebut disampaikan setelah rapat koordinasi pengamanan MotoGP Mandalika 2026 bersama seluruh pihak terkait di Mataram, Kamis (24/9).

Rapat tersebut turut menetapkan garis koordinasi lintas sektoral dan pembagian tugas di lapangan, mulai dari pengawalan rangkaian kegiatan hingga pengamanan di wilayah kepolisian resor jajaran.

"Untuk polres melakukan pengamanan di wilayah masing-masing," ujarnya.

Dalam pengamanan MotoGP Mandalika 2026, sebanyak 2.667 personel Polri disiapkan dengan dukungan TNI, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan terkait.

"Personel pengamanan yang disiapkan ini adalah gabungan Polri bersama TNI, pemerintah daerah serta pemangku kepentingan terkait," katanya.

Dukungan pengamanan juga datang dari Polda Bali sebagai bagian dari penguatan lintas wilayah untuk memastikan rangkaian kegiatan berlangsung aman dan lancar.

Polda NTB sebelumnya menyiapkan pengamanan secara bertahap, mulai dari operasi intelijen, cipta kondisi, hingga operasi utama pengamanan MotoGP Mandalika.

Pada operasi utama, personel ditempatkan di sejumlah titik strategis, termasuk jalur kedatangan dan pergerakan penonton, kawasan pelabuhan, terminal bus pengumpan, serta kawasan sekitar Sirkuit Mandalika.

Polda NTB juga menyiapkan 69 pos pengamanan untuk mendukung operasi selama penyelenggaraan MotoGP Mandalika.

Selain itu, kepolisian telah memetakan sejumlah potensi kerawanan, antara lain sengketa lahan, peredaran tiket palsu, penggunaan pesawat nirawak secara ilegal, kemacetan, serta gangguan keamanan di jalur pergerakan penonton.

Kalingga mengajak masyarakat ikut menjaga keamanan dan ketertiban menjelang ajang balap motor internasional tersebut.

Menurut dia, kelancaran penyelenggaraan MotoGP akan memberikan dampak positif bagi NTB, khususnya dalam mendukung sektor pariwisata dan perekonomian masyarakat.

"Kami imbau seluruh masyarakat untuk menjaga ketertiban dan keamanan, baik bagi penonton maupun pembalap, demi kesuksesan pelaksanaan kegiatan MotoGP Mandalika. Ini akan memberikan dampak positif bagi NTB," katanya.

MotoGP Indonesia 2026 dijadwalkan berlangsung pada 9-11 Oktober di Pertamina Mandalika International Circuit, Kabupaten Lombok Tengah.

Mandalika menjadi seri Indonesia dalam kalender Kejuaraan Dunia MotoGP 2026 setelah seri Jepang di Motegi dan sebelum rangkaian balapan berlanjut ke Australia.