Kapolda juga menginstruksikan para kapolsek dan Bhabinkamtibmas untuk meningkatkan kehadiran di tengah masyarakat. Langkah tersebut dinilai penting untuk mendeteksi sejak dini potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus mencegah persoalan berkembang menjadi konflik yang lebih besar.
Salah satu perhatian yang disorot ialah potensi konflik sosial terkait perselisihan lahan perkebunan. Personel diminta menangani persoalan tersebut secara persuasif, objektif, dan tidak memihak.
Arman menegaskan, kedekatan Polri dengan masyarakat perlu dibangun melalui pelayanan nyata dan keterlibatan aktif dalam kehidupan sosial maupun keagamaan. Sinergi dengan pemerintah daerah, Forkopimda, tokoh adat, dan tokoh agama juga dinilai penting untuk menjaga stabilitas keamanan di Kabupaten Siak.