"Knowledge, hard skill, dan attitude harus dimiliki dan dikembangkan secara seimbang. Seorang anggota Polri tidak cukup hanya memiliki pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga harus memiliki sikap mental serta etika yang baik dalam setiap pelaksanaan tugas," pesan Yenni, Kamis (20/8/2026).
Lebih lanjut, Kapolres mengingatkan seluruh Polwan untuk menghindari berbagai bentuk pelanggaran yang dapat mencoreng nama baik pribadi maupun institusi Polri. Menurutnya, setiap personel memiliki tanggung jawab untuk menjaga marwah kepolisian melalui sikap, ucapan, dan tindakan, baik ketika sedang menjalankan tugas maupun saat berada di lingkungan masyarakat.
"Saya berharap para Polwan Polres Bojonegoro menghindari pelanggaran yang dapat mencoreng nama baik institusi Polri. Jaga kehormatan diri dan institusi, serta tunjukkan bahwa Polwan mampu menjadi sosok yang profesional, berintegritas dan dapat dipercaya masyarakat," tegasnya.