NADIKABAR.COM — Kapolres Kepulauan Seribu, AKBP Wikha Ardilestanto menjadi inspektur upacara dalam peringatan Hari Sumpah Pemuda yang digelar di SMAN 69 Jakarta, Kepulauan Seribu. Pada kesempatan itu, ia mewanti-wanti bahaya narkoba dan judi online (judol).

Dalam keterangan yang diterima, Rabu (28/10/2026), upacara yang berlangsung khidmat tersebut diikuti oleh seluruh jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Kepulauan Seribu, Kepala Sekolah, dewan guru, serta ratusan siswa-siswi SMAN 69 Jakarta. Rangkaian upacara diawali dengan pengibaran bendera Merah Putih hingga pembacaan ikrar Sumpah Pemuda.

Dalam menyampaikan amanatnya, AKBP Wikha memperkenalkan Program Polisi Bersama Masyarakat yang digagas oleh Kapolri. Program Polisi Bersama Masyarakat ini mendorong anggota Polri untuk terus berkolaborasi dengan masyarakat.

AKBP Wikha menekankan pentingnya peran generasi muda dalam mempertahankan nilai-nilai kebangsaan. Beliau berpesan agar para siswa terus memegang teguh persatuan dan kesatuan bangsa di tengah perkembangan zaman.

"Pemuda adalah tulang punggung bangsa. Di era digital saat ini, persatuan dan karakter yang kuat adalah modal utama. Kami berharap adik-adik di SMAN 69 Jakarta mampu menjadi benteng persatuan dan pembawa perubahan positif," ujar AKBP Wikha.

Selain menekankan nilai nasionalisme, AKBP Wikha secara tegas mengingatkan para pelajar untuk menjauhi segala bentuk penyalahgunaan narkoba dan praktik judi online yang marak menyasar usia muda. Menurutnya, kedua hal tersebut tidak hanya merusak masa depan pribadi, tetapi juga merusak tatanan sosial dan generasi penerus bangsa.

Suasana semakin meriah saat Kapolres bersama jajaran PJU Polres Kepulauan Seribu menggelar kuis interaktif berhadiah paket alat tulis untuk memotivasi semangat belajar para siswa. Di kesempatan yang sama, AKBP Wikha juga menyerahkan bantuan berupa seperangkat alat olahraga bola voli yang diterima langsung oleh Kepala SMAN 69 Jakarta guna mendukung aktivitas positif para pelajar.