"Yang kami pastikan bukan hanya makanan sampai ke siswa, tetapi juga aman, bersih, dan bergizi. Jangan sampai tujuan baik program ini terganggu karena kualitas makanan tidak terjaga," tegas Rulian seusai kegiatan, Selasa (6/10/2026).

Rulian menekankan bahwa mutu makanan merupakan faktor kunci keberhasilan program MBG. Pasalnya, asupan yang diberikan tidak sekadar mengenyangkan, tapi juga harus memenuhi standar kecukupan gizi anak sekolah sesuai arahan Badan Gizi Nasional (BGN).

Tak berhenti di area sekolah, rombongan juga bergerak memeriksa satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG). Inspeksi mendalam dilakukan terhadap seluruh tahapan operasional, mulai dari kualitas bahan baku, sanitasi dapur, hingga proses distribusi makanan ke sekolah-sekolah.