NADIKABAR.COM — Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Riza Muttaqin menjenguk prajurit TNI AD korban kecelakaan helikopter Mi-17 di RS TPT Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel), untuk memberikan dukungan moril sekaligus memperkuat solidaritas antaraparat dalam menghadapi musibah
Kombes Pol Riza Muttaqin di Banjarmasin, Jumat, bersama jajaran mendatangi Rumah Sakit Tingkat III Dr. R. Soeharsono (RS TPT) Banjarmasin untuk melihat kondisi para prajurit yang tengah menjalani perawatan medis setelah kecelakaan helikopter water bombing jenis Mi-17 V5 di Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah (Kalteng) pada Rabu (4/11).
Riza mengatakan kunjungan tersebut merupakan bentuk kepedulian Polresta Banjarmasin terhadap prajurit TNI AD yang mengalami musibah saat menjalankan tugas kemanusiaan untuk masyarakat.
"Kami hadir di sini membawa doa dan rasa empati yang mendalam dari seluruh keluarga besar Polresta Banjarmasin. Para prajurit TNI AD yang menjadi korban adalah pahlawan kemanusiaan yang sedang menjalankan tugas mulia demi masyarakat," ujarnya.
Dalam kunjungan tersebut, Riza menyempatkan diri menyapa para korban, menggenggam tangan mereka, serta memberikan motivasi agar tetap kuat dan bersemangat menjalani proses pemulihan.
Menurut dia, dukungan moril dari berbagai pihak menjadi bagian penting untuk membangun semangat para prajurit selama menjalani perawatan, sekaligus menguatkan keluarga yang mendampingi korban.
"Musibah ini adalah duka kita bersama, dan kami berada di sini untuk memastikan bahwa rekan-rekan TNI tidak berjuang sendirian," katanya.
Kehadiran jajaran Polresta Banjarmasin juga mencerminkan sinergi TNI-Polri yang tidak hanya terbangun dalam pelaksanaan tugas keamanan, tetapi juga melalui kepedulian dan bantuan kemanusiaan ketika salah satu pihak mengalami musibah.
Solidaritas tersebut diharapkan terus terpelihara melalui komunikasi dan dukungan antarlembaga, termasuk perhatian terhadap kondisi personel yang sedang menjalani pemulihan agar memperoleh pendampingan selama proses pengobatan.
Melalui dukungan tersebut, para prajurit diharapkan segera pulih dan dapat kembali berkumpul bersama keluarga serta melanjutkan pengabdian kepada negara setelah dinyatakan siap secara medis.