Menurut Caca, nama kedua anaknya menggunakan kata "Presisi" karena ia dan suaminya mengidolakan Kapolri Jenderal Listyo Sigit.

Ia mengatakan, sejak kecil kedua anaknya juga dikenalkan dengan sosok polisi sebagai pihak yang membantu dan melindungi masyarakat.

"Kami ajarkan dan doktrin ke anak-anak bahwa polisi itu baik. Polisi itu suka menolong, membantu, dan melindungi masyarakat dari kejahatan atau menangkap penjahat," ujarnya.

Ulil dan Sattar berangkat menuju Tanah Suci pada 23 September 2026 dan dijadwalkan kembali ke Indonesia pada 1 Oktober 2026.