“Saya minta nanti di setiap kabupaten didirikan hal seperti ini sehingga kemudian semua budaya yang ada di Banten bisa dijaga, dilatih, dan dilestarikan,” katanya.
Ia juga menekankan bahwa pengembangan kebudayaan harus berjalan seiring dengan penguatan nilai luhur pencak silat. Para pesilat dan jawara harus senantiasa menjunjung semangat membela kebenaran, melindungi yang lemah, menjaga kekompakan, serta memberikan manfaat bagi masyarakat.
Melalui langkah tersebut, ia berharap pencak silat tjimande dan debus dapat menjadi identitas budaya Banten yang semakin kuat sekaligus membuka peluang kemajuan bagi masyarakat dan daerah.