NADIKABAR.COM — Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengingatkan para pesilat dan jawara agar tidak menggunakan kemampuan bela diri untuk kesombongan, kekerasan, maupun merugikan orang lain. Dia mengatakan pesilat harus membantu sesama.

Pesan tersebut disampaikan Kapolri dalam peresmian balai latihan seni silat sekaligus milad ke-3 Pesanggrahan Tjimande Banten Indonesia (PTBI) di Kota Serang, Jumat (18/9/2026).

Kapolri menegaskan pencak silat bukan sekadar seni bela diri. Nilai utama yang diwariskan melalui tradisi tersebut adalah persaudaraan, kedisiplinan, pengendalian diri, keberanian, dan pembentukan karakter.

Karena itu, kekuatan seorang pesilat harus digunakan untuk melindungi masyarakat serta membela mereka yang lemah, bukan untuk menunjukkan keunggulan maupun menyelesaikan persoalan dengan kekerasan.