NADIKABAR.COM — Kapolri Jenderal Pol Suyudi Ario Seto meminta agar kasus penggerebekan pondok pesantren Hamalatul Quran di Sukoharjo, Jawa Tengah menjadi bahan evaluasi bagi seluruh jajaran kapolres.

Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Johnny Eddizon Isir mengatakan Kapolri telah mengingatkan kepada seluruh pimpinan wilayah agar berhati-hati dalam bertindak.

"Harapan kami tentunya kepada kawan-kawan yang saat ini lagi menjadi Kapolres, Kapolresta dan Kapolrestabes, ayo bercermin mengambil pembelajaran dari kejadian insiden ini," ujarnya kepada wartawan, dikutip Rabu (3/11).

Ia menambahkan Kapolri juga memerintahkan agar setiap pimpinan dapat menjalankan tugas secara tepat dan profesional, terutama dalam penegakan hukum.

"Terlebih tadi ketika pelaksanaan penegakan hukum proporsional dan etika berbagai aspek harus bisa kemudian dikalkulasi, dicermati dengan matang," jelasnya.