NADIKABAR.COM — Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sudah mengantongi nama-nama yang diduga terlibat dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan. Bahkan beberapa orang sudah ditangkap.

"Ini beberapa nama sudah kita amankan," kata Listyo Sigit kepada wartawan usai meresmikan Gedung DPD Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia Andi Gani (KSPSI AGN) Jawa Timur di Surabaya, Jumat (21/8/2026).

"Sekaligus juga ada kita melakukan penyelidikan dan investigasi terkait dengan peristiwa yang terjadi," jelasnya.

Kapolri mengatakan, tak hanya menyelidiki, namun Polri juga melakukan upaya pemadaman kebakaran hutan. "Saat ini yang sedang kita lakukan, ada pemadaman," pungkasnya.

dihimpun dari keterangan resmi, satu pelaku yang diduga merupakan oknum pembakar lahan di Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan. Pelaku merupakan suruhan dari pihak lain.

"Benar ada satu yang diamankan, dia membuka lahan dengan cara dibakar di HSS," ujar Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Nur Hamid Jumat (21/8/2026).

Hamid mengatakan bahwa pelaku melakukan aksinya seorang diri dan lahan milik pribadi di Kecamatan Simpur, Kabupaten HSS. Pelaku hendak membuka lahan milik pribadi seluas 17 borongan.

Pelaku melakukan aksinya seorang diri dan lahan milik pribadi di Kecamatan Simpur, Kabupaten HSS. Pelaku hendak membuka lahan milik pribadi seluas 17 borongan.

"Satu borongan itu seluas 17 x 17 meter, pelaku diamankan di Polres HSS," kata Hamid.

Pembakaran dilakukan pelaku pada Kamis (20/8) kemarin dan pelaku langsung diamankan personel Polres HSS. Hamid menjelaskan bahwa pelaku melakukan pembakaran dengan menggunakan satu bambu yang dibakar ujungnya, kemudian langsung digunakan untuk membakar lahan.

"Jadi batang bambu itu ujungnya dibakar sama dia, kemudian langsung digunakan untuk membakar lahan," terangnya.

Sebelumnya, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Kalimantan tak hanya menimbulkan persoalan di dalam negeri. Asap akibat karhutla yang terjadi berpotensi meluas hingga mengganggu kualitas udara di negara tetangga.

Bahkan ratusan sekolah di Malaysia ditutup sementara. Penutupan imbas dampak kabut asap karhutla di Kalimantan.