NADIKABAR.COM — Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo meneguhkan kolaborasi dengan ulama untuk bersama-sama membangun negeri, menciptakan rasa aman mewujudkan pembangunan.

Komitmen itu ia sampaikan dalam “Ngaji Kebangsaan” bersama KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau Gus Baha di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, Sabtu.

Dikutip dari keterangan diterima di Jakarta, Kapolri menyebut pembangunan membutuhkan ruang yang aman, sementara keamanan membutuhkan persatuan yang terus dirawat.

“Dalam upaya tersebut, ulama dan umara memiliki peran berbeda tetapi saling menguatkan. Ulama memberikan arah dan tuntutan, sedangkan Polri menjaga keamanan agar masyarakat dapat beraktivitas dan pembangunan terus berjalan,” katanya.