"Menurut teknisi paling lambat sore ini akan dilakukan tahapan-tahapan perbaikan yang akan dilakukan," tambahnya.
Bayu mengatakan, kondisi eskalator mati dan ditutup demi keselamatan warga. Eskalator akan mengancam keselamatan jika dipaksakan tetap beroperasional.
"Eskalator ini sangat vital dan dipahami oleh pemerintah, namun jika dipaksakan, dikhawatirkan justru terjadi hal-hal yang tidak diinginkan yang lebih krusial. Oleh karena itu, penggunaannya ditahan dulu, dihold dulu sampai eskalator tersebut benar-benar berjalan dengan bai, dan normal sesuai fungsinya," kata Bayu.
Bayu mengapresiasi atensi warga hingga mengirimkan karangan bunga. Pihaknya menyampaikan permohonan maaf atas kondisi tersebut.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang sudah memberikan antusiasme dan atensi yang luar biasa, terhadap keberadaan Skybridge yang memang saat ini sedang dalam persiapan untuk pengerjaan perbaikan," kata Bayu menanggapi karangan bunga di eskalator mati.
"Kami sampaikan atas nama Pemerintah Kabupaten Bogor menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan yang dialami oleh pengguna, khususnya pengguna eskalator Skybridge Bojong Gede. Langkah ini (stop operasional eskalator) juga merupakan antisipasi agar tidak terjadi kecelakaan," imbuhnya.
Warga berharap eskalator mati segera diperbaiki di Stasiun Bojonggede. Warga mengaku terpaksa jalan kaki dengan jarak tempuh tiga kali lipat di jalur yang menanjak.
"Saya asli dari Bojonggede, harapannya saya segera diperbaiki sih ya (eskalator mati). Soalnya, kan sebelumnya itu kita tinggal naik lift atau pakai eskalator langsung ke atas, sekarang jadi jauh jalan kakinya. Jadi sangat terbantu kalau eskalatornya diperbaiki," kata Jidan saat ditemui di Stasiun Bojonggede, Rabu (28/10/2026).
Ia mengatakan jarak yang ditempuh jadi semakin jauh lantaran kerusakan eskalator tersebut. Jidan mengaku jalan yang ditempuh jadi tiga kali lipat jauhnya.
"Jelas makin jauh, malah jadi tiga kali lipat (jaraknya). Kalau eskalator kan kita langsung ke atas, karena eskalatornya mati sekarang kita jalan menanjak itu, terus memutar tiga kali, jadi jauh banget kan. Tiga kali muternya tiga kali lipat jadinya," lanjutnya.
Eskalator mati juga mengakibatkan warga semakin kelelahan. Karena harus menempuh jalan menanjak dan melewati lorong skybridge Bojonggede yang cukup jauh.
"Iya ini capek banget, atuh, kan kita jadi muter-muter jalannya, tadinya kan naik eskalator, baru jalan kaki lewat skybridge ke terminal," kata Ana (45).
"Terganggu banget pokoknya, belum lagi kalau kita bawa barang kan ya, terus buru-buru. Kita sih mudah-mudahan ada perbaikan, sudah jalan sini jauh ditambah eskalatornya mati, jadi keganggu banget," tambahnya.