NADIKABAR.COM — Balai Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan (Karantina) Kepulauan Bangka Belitung menggelar Bazar UMKM Go Ekspor, guna membantu pelaku usaha mikro kecil menengah dalam mempromosikan dan memasarkan produk di pasar global.
"Kita terus mendorong pelaku UMKM untuk bisa go ekspor produknya ke pasar internasional," kata Kepala Karantina Kepulauan Babel, Herwintarti saat meninjau Bazar UMKM di Pangkalpinang, Jumat.
Ia mengatakan kegiatan Bazar UMKM Go Ekspor ini sebagai rangkaian Program "Road To Badan Karantina Indonesia (Barantin) Day" dalam memperingati Hari Karantina Indonesia Ke-149, guna mendorong pelaku UMKM naik kelas dan mampu bersaing di pasar internasional.
"Kita siap mengawal hilirisasi produk UMKM seperti daun ketapang, lada putih, produk perikanan, kerajinan lidi nipah dan lainnya untuk bisa menjadi peluang go ekspor," ujarnya.
Ia menyatakan melalui Hari Karantina Indonesia ke-149 ini, Karantina Kepulauan Babel terus mengawal dan mendorong produk-produk unggulan daerah ini untuk bisa ekspor, sehingga dapat berkontribusi terhadap pendapatan dan pertumbuhan ekonomi daerah ini.
"Dengan adanya kegiatan ini diharapkan masyarakat khususnya pelaku UMKM untuk lebih termotivasi dan bersemangat mengembangkan usahanya," ujarnya.
Ia menambahkan kegiatan Bazar UMKM ini merupakan aksi nyata Karantina Kepulauan Babel yang bersinergi dengan seluruh stakeholder, OPD Provinsi Kepulauan Babel dan mitra, agar masyarakat lebih mengenal dan lebih dekat lagi dengan karantina.
"Kegiatan ini sebagai bentuk kolaborasi dan sinergi Karantina dengan seluruh stakeholder dalam mengawal hilirisasi komoditas wajib karantina baik ikan, hewan dan tumbuhan melalui proses dan kemasan yang baik untuk bisa mengekspor produk unggulan daerah ini," katanya.