"Tentu syukur, karena di dalam kompleks IKN ini ada gereja yang begitu besar, yang akan diresmikan sebagai basilika. Kalau nanti itu terjadi, inilah satu-satunya basilika di Indonesia." kata Kardinal Suharyo.
Gereja Santo Fransiskus Xaverius mengusung arsitektur dengan nuansa inkulturasi budaya dan nilai kerukunan antarumat beragama. Konsep tersebut juga dipadukan dengan nilai kerukunan antarumat beragama yang tercermin melalui keberadaan Plaza Kerukunan.
"Gerejanya dibangun dengan nuansa inkulturasi yang sangat kuat. Dengan nuansa cita-cita kerukunan antarumat yang sangat kuat," ucap Suharyo.
Dia juga menyinggung Plaza Kerukunan yang dirancang sebagai penghubung gereja dengan tempat-tempat ibadah agama lain di kawasan IKN. Fasilitas tersebut menjadi simbol kerukunan antar umat beragama di Nusantara.