Martin mengakui mungkin akan tetap mencoba jika mampu bersaing lebih dekat dengan pebalap terdepan. Namun, ia merasa kekuatan dan kendali tangan kanannya belum cukup untuk menghadapi risiko terjatuh.
"Saya melihat bahwa dengan kekuatan yang saya miliki, saya tidak cukup bisa mengendalikan tangan. Jadi, saya memutuskan pilihan terbaik adalah berhenti. Itu risiko yang sangat besar. Saya tidak ingin mengalami kecelakaan besar karena situasi seperti ini," ujarnya.
Martin kini akan fokus menjalani pemulihan dan berbagai terapi selama sepekan ke depan. Ia berharap bisa kembali mengaspal pada MotoGP Qatar pekan depan.
"Saya akan mencoba beristirahat, menjalani semua terapi yang bisa saya lakukan selama sepekan, lalu mencoba lagi di Qatar. Itulah rencananya," kata Martin.