Sejumlah armada pemadam dikerahkan ke lokasi, mulai dari unit tangki BPBD, Damkar, TNBTS, Manggala Agni, hingga bantuan kendaraan warga. Selain pemadaman darat secara manual dan mekanis, penanganan dari udara juga diperkuat dengan dukungan water bombing dari Pemprov Jawa Timur.

Ketua Masyarakat Peduli Api (MPA), Sampetono mengatakan bahwa kebakaran di kawasan Jemplang belum sepenuhnya padam. Hingga Minggu pagi terpantau masih ada beberapa titik api yang tersebar.

"Sampai pagi jam 8 masih ada api dan sekarang pun masih menyala. Yanh mengarah ke Bukit Premium masih menyala. Titik api lain ada di arah menuju Bandengan dan di Pos 4-6 juga terbakar," kata Sampetono kepada NadiKabar, Minggu (13/9/2026).