Tidak menyerah, pada pukul 10.00 WIB, Dodo kemudian mencoba untuk kembali mencari induk surili tersebut. Kali ini pencarian induk surili difokuskan ke zona inti Gunung Ciremai yang masih belum terbakar. Akhirnya, setelah berjalan sekitar 300 meter dari tempat ditemukannya, induk surili tersebut berhasil ditemukan.
Sebelum ditemukan, bayi surili tersebut terus berteriak seolah-olah ia akan bertemu dengan induknya. Karena teriakan tersebut, Dodo kemudian semakin yakin bahwa induknya sudah semakin dekat.
Tak hanya induknya yang ditemukan, dalam pertemuan itu juga, ada sekitar 15 surili yang sedang bersama induk bayi tersebut. Dodo menduga, gerombolan surili tersebut merupakan kelompok yang menyelamatkan diri dari hutan yang terbakar lalu lari ke zona inti Gunung Ciremai yang belum terbakar.
"Kondisinya sudah terbakar, jadi kenapa si anakan surili ini ditinggal. Jadi induknya itu mungkin kena asap, jadi kacau ditinggal pada lari masuk ke zona inti yang belum terbakar. Untuk sama kita sudah dibuat sekat bakar, jadi api kemungkinan nggak masuk ke zona inti. Ada sekitar 15 ekor tuh ada. Karena memang itu habitat surili, " tutur Dodo.