Ia mengatakan pemerintah saat ini terus berupaya mengantisipasi, mencegah, dan melakukan pemadaman Karhutla. Menurut dia, kondisi cuaca tahun ini menjadi perhatian serius karena El Nino datang lebih cepat dengan skala yang sangat kuat menurut BMKG.
"Kita tahu bahwa Karhutla yang terjadi pada tahun ini karena perubahan iklim yang luar biasa. Biasanya El Nino itu datangnya 4 tahun sekali, yang paling kita catat itu 2015, lompat 4 tahun 2019, lalu 2023. Mestinya baru tahun depan El Nino ini datang, tapi perubahan iklim itu riil," ujar dia.
Dia menegaskan perlindungan satwa liar menjadi bagian penting dalam penanganan Karhutla. Kawasan yang menjadi habitat satwa liar, seperti orangutan perlu dijaga agar tidak terdampak kebakaran.