Sebelumnya, Kepala Badan Meteorologi Klomatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru, Warjono sudah menyebut adanya potensi awan hujan. Potensi tersebut dapat dimanfaatkan untuk melakukan OMC.

"Saya sudah sepakati dengan Kepala BNPB dan BMKG, sekecil apapun potensi awan hujan yang bisa kita maksimumkan, kita maksimumkan," ujarnya.

Menurut Menhut, hujan menjadi faktor penting dalam upaya penanganan Karhutla. Karena itu, potensi awan hujan yang tersedia perlu dimanfaatkan untuk membantu tim di lapangan memadamkan api.

"Karena kita tahu yang paling efektif untuk memadamkan karhutla ini hujan, sementara water bombing maupun pasukan darat itu adalah pilihan kedua dan ketiga," kata Menhut Raja Antoni.