Ditambahkan Kepala Bagian Pelayanan dan Penyajian Informasi Publik, Kementerian Kehutanan (Kemenhut) Agus Yasin, informasi geospasial dapat menjawab berbagai pertanyaan penting dalam pengelolaan kehutanan. Data yang bisa disediakan yakni lokasi karhutla, pemetaan alih fungsi hingga pemanfaatan lahan.
"Perkembangan berbagai teknologi penginderaan jauh membuat data semakin melimpah, mulai dari Landsat, Sentinel, data hotspot, informasi prediksi cuaca, survei lapangan, inventarisasi, hingga laporan masyarakat dan informasi dari media sosial," kata Agus.
Di sisi lain, tantangannya juga meningkat. Dari berbagai data yang dikumpulkan dari berbagai variabel, menentukan data paling relevan, akurat dan terpercaya adalah tantangan tersendiri.
"Tidak ada satu jenis data yang dapat menjawab seluruh kebutuhan pengelolaan kehutanan," tegasnya.