NADIKABAR.COM — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di tujuh titik kawasan Taman Nasional (TN) Berbak masuk tahap pendinginan dampak hujan yang mengguyur selama dua hari di wilayah tersebut.
"Alhamdulillah, hujan selama dua hari sudah memadamkan tujuh lokasi kawasan TN yang terbakar," kata Kepala Balai TN Berbak dan Sembilang Yunaidi di Jambi, Senin.
Ia menambahkan saat ini personel gabungan dari Manggala Agni, Polisi Kehutanan (Polhut), TNI dan Polri masih di lapangan untuk memadamkan sisa tanah gambut yang terbakar.
Proses pendinginan tersebut tengah berlangsung di wilayah Desa Rantau Rasau, Kecamatan Berbak, Desa Labuhan Pering, Sungai Sayang, Sungai Cemara dan Air Hitam Dalam, Kecamatan Sadu. Dua wilayah tersebut berada di Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim).
Sejauh ini, pihak TN Berbak belum bisa menghitung luasan lahan yang terbakar, karena satuan tugas (satgas) gabungan masih melakukan proses pendinginan. "Belum (luas lahan belum bisa dihitung)," tambahnya.
Berdasarkan data satgas karhutla Jambi, Minggu (25/10), 11,5 hektare kebakaran di kawasan TN Berbak di Kabupaten Tanjung Jabung Timur masih dalam proses pemadaman, 2,2 hektare masuk proses pendinginan.