Asbudianto memastikan hingga saat ini tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Meski demikian jumlah warga yang mengungsi akibat rumahnya terdampak masih dalam tahap pendataan oleh petugas di lapangan.

Untuk menanggulangi kebakaran yang terus meluas, tim gabungan dari Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Poso, Dinas Pemadam Kebakaran, unsur TNI/Polri, serta masyarakat setempat diturunkan ke lokasi kejadian guna memadamkan titik api.

"Saat ini tim gabungan masih berjibaku di lapangan untuk melakukan penanganan dan pemadaman di lokasi titik api. Kami juga terus berkoordinasi intensif dengan BPBD Kabupaten Poso untuk asesmen penanganan dampak," katanya.

Berdasarkan evaluasi awal di lapangan, upaya pemadaman membutuhkan sejumlah peralatan serta sarana penunjang yang mendesak antara lain armada mobil tangki air, mesin pemadam portabel, selang pemadam, tandon penampungan, serta pasokan tangki air tambahan untuk mempercepat lokalisasi kobaran api.