"Akses kendaraan sangat terbatas. Namun, kami sudah menyiagakan dua unit mobil tangki di posisi terdekat yang bisa dijangkau untuk menyuplai empat unit armada double cabin ke atas," jelas Partana.
Merespons situasi tersebut, Balai Besar KSDA Jawa Timur resmi menutup sementara seluruh aktivitas pendakian di Kawah Ijen demi keselamatan wisatawan dan masyarakat.
Kabid KSDA Wilayah III Jember Purwantono menyebutkan, penyeberangan api berlangsung cepat akibat menumpuknya material kering, seperti semak belukar, rumput alang-alang, dan kayu kering, yang dipicu angin kencang. Hingga saat ini, pihak berwenang masih mendata total luas area yang terbakar.