Menhut Raja Antoni menambahkan setelah 2 November pemerintah akan memperkuat patroli untuk mencegah munculnya titik api baru.
Patroli tersebut akan melibatkan TNI, Polri, Manggala Agni, kepolisian kehutanan, dan BPBD hingga musim hujan yang lebih besar tiba.
"Setelah tanggal 2 November kita berharap nanti ada patroli besar-besaran juga dari TNI, Polri, Manggala Agni, kepolisian kehutanan, dan BPBD agar tidak ada titik baru, tidak ada titik api baru setelah tanggal 2 November sampai musim hujan lebih besar," katanya.
Menhut juga mengingatkan masyarakat agar tidak kembali melakukan pembakaran hutan dan lahan. Menurutnya, penanganan karhutla merupakan tanggung jawab bersama agar tidak muncul titik api baru di Jambi.