Sementara itu, Kalakhar BPBD Kabupaten Karanganyar Sugiharto menyampaikan kebakaran hutan di Gunung Lawu telah padam hingga Minggu (25/10).

Namun, berdasarkan hasil pemantauan pada Senin pagi (26/10), petugas kembali menemukan titik api baru di atas Gondosuli sehingga pengerahan water bombing akan dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi cuaca terkini di kawasan tersebut.

Secara keseluruhan, penanganan kebakaran di Gunung Lawu telah menggunakan metode water bombing sebanyak 34 kali. Setiap penyiraman menggunakan 2.000 liter air sehingga total air yang telah digunakan untuk pemadaman mencapai 68 ribu liter.

Sugiharto menjelaskan, tantangan pemadaman juga dipengaruhi karakteristik lahan di sejumlah bagian Gunung Lawu. Sebagian area memiliki lapisan ilalang dengan ketebalan mencapai 30 sentimeter yang menyerupai lahan gambut sehingga membutuhkan penanganan khusus agar api dapat dipadamkan secara menyeluruh. (anl/ega)