Guna mencegah meluasnya titik api, Rudijanta meminta kesadaran penuh dari seluruh masyarakat, pengunjung, hingga pelaku jasa wisata untuk tidak melakukan tindakan ceroboh yang berpotensi memicu kebakaran di kawasan konservasi.

"Masyarakat, pengunjung, dan pelaku jasa wisata diimbau untuk bersama-sama menjaga kawasan TNBTS dari ancaman kebakaran dengan tidak melakukan aktivitas yang dapat menimbulkan sumber api, termasuk menyalakan api unggun, membakar sampah, menyalakan petasan, kembang api, flare, maupun aktivitas lainnya yang berpotensi memicu kebakaran," imbau Rudijanta.

Artikel ini sudah tayang di NadiKabar. Baca di sini untuk selengkapnya.