Peristiwa itu terjadi di Dusun Salurea Rangri, Kelurahan Baruppu' Selatan, Kecamatan Baruppu', pada Jumat (23/10). Kebakaran tersebut menghanguskan puluhan liang batu yang menjadi tempat penyimpanan peti jenazah warga setempat.

Liang Pongtimban merupakan pemakaman tradisional berupa lubang-lubang yang berada di tebing batu. Setiap liang biasanya digunakan untuk menyimpan peti jenazah anggota satu rumpun keluarga.

"Saya sudah ke Polres melapor supaya Polres Toraja Utara mengusut tuntas kejadian ini," kata Lurah Baruppu' Selatan, Natan Pongtoko terpisah.