Menanggapi viralnya video tersebut, Pemerintah Kabupaten Pekalongan segera mengambil langkah dengan berkoordinasi bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan memanggil panitia penyelenggara untuk meminta klarifikasi.

"Dalam jangka waktu dekat ini, kami akan mengundang panitia, teman-teman panitia SKNC, untuk dilakukan klarifikasi sebenarnya apa yang terjadi di sana," kata Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan, M Yulian Akbar, saat ditemui di lingkungan Pemkab Pekalongan, Senin (14/9/2026).

Selain meminta penjelasan dari panitia, Pemkab Pekalongan juga akan berkoordinasi dengan MUI guna memperoleh pandangan yang lebih menyeluruh terkait persoalan tersebut.

"Kami segera koordinasi juga dengan MUI untuk meminta masukan," kata Yulian.