NADIKABAR.COM — Kasatpol PP Kabupaten Tangerang Ana Supriyatna buka suara usai dilaporkan atas kasus dugaan pelecehan oleh bawahannya. Ia menyebut tak ada niat melecehkan atau merendahkan.
Ana menyampaikan kejadian pada 2 September 2026 yang menjadi dasar pelaporan. Ia mengakui saat itu memanggil bawahannya untuk membahas pelaksanaan tugas, kendala operasi, dan kondisi pekerjaan.
"Dalam pertemuan tersebut, yang bersangkutan juga menyampaikan mengenai kondisi neneknya yang sedang sakit serta kekhawatirannya dalam memberikan informasi terkait pekerjaannya," kata Ana, Kamis (24/9/2026).
"Saya kemudian memberikan arahan agar yang bersangkutan tidak perlu merasa takut dan dapat menyampaikan informasi kedinasan secara terbuka," ujarnya.
Setelah pembicaraan selesai, pelapor berdiri dan mengajak Ana bersalaman. Namun, Ana mengaku melakukan tindakan spontan.
"Dalam momen tersebut terdapat gestur spontan yang saya maksudkan sebagai bentuk dukungan moral dan motivasi," katanya.
"Saya perlu menegaskan bahwa saya tidak pernah melakukan tindakan yang dimaksudkan untuk merendahkan, mempermalukan, menjatuhkan apalagi melecehkan secara seksual. Saya sangat menghormati harkat dan martabat yang bersangkutan," katanya.