Hingga kini, kepolisian masih mengusut perkara tersebut. Kapolri Jenderal Pol. Suyudi Ario Seto telah membentuk tim khusus untuk mendalami informasi dan dugaan penyadapan tersebut.
"Sebagai bentuk respons proaktif dan keseriusan institusi, maka pimpinan Polri, dalam hal ini Bapak Kapolri, telah membentuk tim secara khusus dalam merespons informasi dan isu-isu tersebut untuk melakukan pendalaman yang langsung dipimpin oleh Bapak Kabareskrim," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko di Jakarta, Kamis.
Trunoyudo mengatakan tim khusus tersebut akan mencermati berbagai informasi secara cermat dan profesional sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Proses pendalaman membutuhkan waktu.
Dia menegaskan Polri memastikan seluruh tahapan penanganan perkara berlangsung secara objektif dan dapat dipertanggungjawabkan.
"Nantinya, hasil kerja tim akan disampaikan kepada publik secara transparan dan akuntabel sesuai dengan perkembangan proses penanganan perkara ini," kata Trunoyudo.