NADIKABAR.COM — Kasus polisi tembak polisi di Mako Polairud Pondok Cabe, Pamulang, Tangerang Selatan diduga dipicu oleh masalah perundungan atau bullying.

Dugaan itu disampaikan oleh kuasa hukum keluarga korban, Petrus Bala Pattyona, setelah bertemu dengan penyidik Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Senin (19/10).

Berdasarkan penjelasan penyidik, kata Petrus, dugaan bullying itu dilakukan oleh teman-teman korban kepada tersangka. Diduga, tersangka yang merasa kesal kemudian melampiaskan emosinya.

"Penjelasan penyidik bahwa pelaku ini melampiaskan kemarahan, pelaku ini melampiaskan kemarahan kepada korban, karena menurut penyidik tadi menjelaskan, teman-teman seangkatan korban sering mem-bully tersangka. Jadi, bukan almarhum yang mem-bully, tapi teman-temannya," tutur Petrus di Polda Metro Jaya, Senin (19/10).

"Ini yang menjadi tanda tanya, artinya seharusnya dia harus tanda petik marah atau pelaku ini marah kepada orang yang mem-bully. Tetapi, informasi dari penyidik tadi bahwa teman-teman almarhum ini sering mem-bully pelaku," sambungnya.