NADIKABAR.COM — Keluarga Emak Oni, nenek yang menjadi korban penipuan bermodus tawaran modal usaha di Cileungsi, Bogor, menyambangi kantor Polsek Cileungsi. Mereka datang membawa oblang, makanan yang biasa dijual Emak Oni, sebagai bentuk terima kasih atas bantuan polisi.
"Kabar hangat datang kembali dari Emak Oni yang menyampaikan rasa terima kasih kepada jajaran Polsek Cileungsi atas bantuan yang pernah diberikan kepadanya," kata Kapolsek Cileungsi Kompol Edison, Sabtu (10/10/2026).
Emak Oni sendiri merupakan seorang penjual oblang atau makanan olahan durian dengan ketan. Perwakilan keluarga mendatangi kantor polisi dan menyampaikan rasa terima kasihnya kepada polisi.
"Ucapan tersebut disampaikan sebagai bentuk apresiasi atas bantuan petugas yang telah membantu mengembalikan barang berharga berupa emas serta uang hasil dagangan Emak Oni yang sempat diambil oleh pelaku," jelasnya.
Pihak keluarga Emak Oni juga datang membawa oblang yang sehari-hari dijajakan oleh Emak Oni. Kemudian mereka menyantapnya bersama-sama.
"Tak hanya menyampaikan ucapan terima kasih, perwakilan keluarga juga membawa makanan tradisional berupa oblang, olahan durian yang disajikan bersama ketan," tuturnya.
Edison mengatakan momen tersebut berlangsung hangat. Dia menegaskan, penanganan laporan masyarakat menjadi salah satu prioritas jajarannya.
Enak Oni sendiri pernah menceritakan kejadian itu kepada Kapolsek Cileungsi Kompol Edison. Dia mengaku dihipnotis oleh Farida selaku pelaku yang menipunya.
"Iya dihipnotis," kata Emak Oni, dalam video yang diterima, Sabtu (19/9).
Saat itu, Edison memperlihatkan video yang beredar di media sosial Emak Oni sedang ditarget oleh Farida.
"Yang diambil apa saja?," tanya Edison.
"Giwang sama uang, uangnya hasil jualan belum dihitung," jawabnya.
Saat kejadian, Emak Oni selesai berjualan oblang durian. Farida kemudian menyasar Emak Oni yang berjalan seorang diri dan mengambil uang dan anting miliknya.
Dalam video tersebut, Farida juga sempat dikeluarkan dari rumah tahanan. Farida dipertemukan dengan Emak Oni dan mengaku telah melakukan penipuan itu.
"Antingnya kamu jual di mana?," tanya Edison.
"Di Cileungsi, Rp 450 ribu," jawab Farida.