Program Festival Duta Desa Gen Z sendiri diluncurkan Kementerian Desa dan PDT dengan membawa tagline 'Gen Z Tajir Melintir dari Desa'. Menteri Desa dan PDT, Yandri Susanto, mengatakan program tersebut dibuat untuk menggerakkan generasi Z di 75.266 desa di Indonesia agar ikut menjadi motor penggerak pembangunan sekaligus pemulihan ekonomi dari pedesaan.
"Orang desa sekarang boleh tinggal di desa, tapi pendapatan mengalahkan orang kota. Contohnya di Desa Kalijaga, anak mudanya bisa berpenghasilan Rp 50 juta per bulan. Ada juga BUMDes yang pendapatannya mencapai Rp 28 miliar per tahun seperti di Tepian Langsat, dan ada yang Rp 17,5 miliar per tahun. Ada pula bekas tambang pasir yang kita sulap jadi desa wisata dan mampu mempekerjakan 100 orang," tuturnya.
Menurut Yandri, kesempatan tersebut harus bisa ditangkap oleh generasi muda sambil dibantu pemerintah dari sisi pengembangan akses ekspor.
"Kita buat desa ekspor dengan 49 negara tujuan ekspor langsung dari desa. Saya sudah melepas banyak komoditas dari desa langsung ke pelabuhan tanpa perantara lagi. Ini peluang besar yang harus ditangkap Gen Z," pungkasnya.