"Namun, terkadang posisi kami di lini tengah terlalu melebar, yang pada akhirnya berujung pada kartu merah. Setelah itu, prioritas kami adalah menjaga pertahanan tetap solid dan mencapai jeda babak pertama tanpa kebobolan," ujarnya menambahkan.

Lebih lanjut, Blessin mengaku terpaksa mengganti formasi jadi 5-3-1 untuk mengantisipasi serangan Karlsruher. Setelah mencetak gol kedua, Borussia memilih bertahan untuk menjaga keunggulan.

"Karlsruhe tidak pernah benar-benar bisa bangkit setelah itu. Sejak saat itu, kami bertahan dengan sangat rapat dan hampir tidak memberikan peluang apa pun kepada lawan."