NADIKABAR.COM — Calvin Verdonk tampil sebagai starter, main penuh 90 menit, dan ditetapkan sebagai Man of the Match Bodo vs Lille. Berikut komentar Verdonk seusai laga.

"Kami membutuhkan tiga poin, tapi sayangnya kami meraih hasil imbang. Jadi, saya tidak puas, tapi setidaknya kami berhasil mendapatkan satu poin" ucap Verdonk dalam wawancara seusai laga.

Mengenai penghargaan Man of the Match, Verdonk sama sekali tak menyangka. Ia hanya berupaya tampil maksimal membantu klub meraih kemenangan tanpa ada ambisi pribadi di dalamnya.

"Saya sangat bahagia bisa meraih penghargaan Man of the Match di Champions League, kompetisi sepak bola terbesar. Jadi, saya sangat bahagia dengan hal tersebut," kata Verdonk.

"Saya rasa saya akan meletakkan trofi ini [Man of the Match] di ruang tamu, di sebelah televisi, supaya saya bisa melihatnya setiap saya," ucap Verdonk sambil meyunggingkan senyuman.

Dalam pertandingan di Stadion Aspmyra, markas Bodo, Verdobk ditempatkan sebagai bek sayap kiri, posisi idealnya. Ia tampil penuh determinatif sehingga tidak diganti oleh pelatih Davide Ancelotti.

Ini kali kedua Verdonk tampil penuh dalam pentas UEFA Champions League (UCL). Verdonk pertama kali menjadi starter dan main penuh saat Lille berhadapan dengan Galatasaray.

Adapun debutnya dalam UCL tercipta dalam laga melawan Arsenal. Verdonk tampil selama 13 menit. Sayang, debutnya itu ternoda dengan kekalahan 0-3 dari The Gunners, julukan Arsenal.

Hasil pahit memang tercipta dalam debut, tetapi Verdonk tidak larut dalam penyesalan. Sebaliknya itu menjadi pemantik untuk bangkit. Dan kini, untuk pertama kalinya, Verdonk jadi Man of the Match.