Verdonk tak menampik lini pertahanan Lille rapuh dalam meladeni gempuran Galatasaray. Lebih lanjut, pemain kelahiran Dordrecht itu mengungkap situasi di awal babak kedua begitu sulit bagi Lille.
"Ya, menurut saya semuanya berawal dari sepak pojok itu. Kami tidak bertahan dengan baik, dan mereka langsung mencetak gol sehingga skor menjadi 2-3. Itu adalah awal babak kedua yang berat," ujar Verdonk.
Demi berebut tempat di 24 besar fase liga Liga Champions, Verdonk membeberkan faktor-faktor yang perlu ditingkatkan Lille untuk pertandingan lanjutan. Ia berharap Lille bisa lebih klinis dalam penyelesaian akhir.
"Menurut saya, kita harus lebih tajam dalam penyelesaian akhir: kita perlu lebih sering menembak, mencetak gol, serta bertahan lebih baik di dalam kotak penalti."