Emil menegaskan Pemprov Jatim mengambil bagian dalam urusan kesehatan para santri-pelajar yang keracunan MBG. Sebab, apabila menunggu pihak SPPG bertanggung jawab, maka kondisi para santri-pelajar semakin parah karena telat penanganan.

"Kalau pengobatan itu bentuk dukungan Pemda, bentuk dukungan Pemda. Nah, Pemda itu provinsi, kabupaten, kita harus sama-sama," tegasnya.