NADIKABAR.COM — Tangerang Selatan, Banten (NadiKabar) - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Dakar, Senegal, berharap penyelenggaraan forum bisnis antara pelaku usaha Indonesia dan kawasan Afrika Barat dapat mendorong pengembangan kesepakatan kerja sama, usaha patungan (joint venture), hingga kemitraan jangka panjang.

Duta Besar Republik Indonesia (Dubes RI) untuk Senegal, merangkap Gambia, Guinea, Guinea-Bissau, Mali, Pantai Gading, Sierra Leone, dan Tanjung Verde Ardian Wicaksono menilai bahwa Indonesia dan negara-negara di wilayah Afrika Barat memiliki banyak potensi ekspor untuk saling ditawarkan.

“Perekonomian kita memiliki kekuatan yang saling melengkapi, pasar kita dinamis, dan sektor swasta kita terus mencari mitra-mitra yang andal,” ujar Ardian Wicaksono dalam pernyataannya pada “Pertemuan Bisnis dan B-to-B Networking Indonesia-Afrika Barat” di Tangerang Selatan, Banten, Jumat.

Ia menuturkan, terdapat ruang yang luas untuk meningkatkan kerja sama perdagangan dan investasi antara Indonesia dan kawasan Afrika Barat, termasuk sektor pertanian, pangan, perikanan, farmasi dan produk herbal, manufaktur, energi, infrastruktur, hingga barang-barang konsumsi (consumer goods).

Untuk mengoptimalkan peluang tersebut, pihaknya pun berkolaborasi dengan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia untuk menyelenggarakan “Pertemuan Bisnis dan B-to-B Networking Indonesia-Afrika Barat” di sela-sela gelaran Trade Expo Indonesia (TEI) 2026.

Forum bisnis tersebut bertujuan untuk memperkenalkan lebih dekat produk, kapabilitas, dan potensi investasi antarpelaku usaha yang hadir sehingga mereka dapat menjajaki kemitraan lebih lanjut.

Dubes Ardian menyatakan, kehadiran sekitar 70 pelaku usaha yang mewakili 44 perusahaan dari enam negara di Afrika Barat – yakni Guinea, Gambia, Mali, Pantai Gading, Senegal, dan Sierra Leone – dalam kegiatan tersebut merupakan tingkat partisipasi tertinggi dalam lima tahun terakhir.

Menurutnya, hal itu menunjukkan sinyal yang positif bagi hubungan Indonesia dan negara-negara Afrika Barat ke depan serta komitmen dunia usaha untuk menjajaki pasar baru, membangun kemitraan, dan merealisasikan peluang menjadi kerja sama yang konkret.

“Pertemuan hari ini berpotensi menjadi kesepakatan bisnis, usaha patungan (joint venture), maupun kemitraan jangka panjang di masa depan,” imbuh Ardian dalam sambutannya yang dibacakan oleh Koordinator Fungsi Ekonomi KBRI Dakar Alex Rudini Sulaiman.