Sementara itu, Sekretaris Kementerian Pariwisata Bayu Aji mengatakan TEJ menjadi kesempatan untuk membangun kemitraan, konektivitas, produk, dan pasar baru bagi pariwisata Indonesia.

β€œMari kita manfaatkan Tourism EXPO Japan ini untuk membangun kemitraan baru, konektivitas baru, produk baru, dan pasar baru bagi pariwisata Indonesia. Kita dukung pariwisata Indonesia menjadi lebih berkualitas dan berkelanjutan,” tutur Bayu.

Pasar Jepang menjadi salah satu pasar yang menunjukkan pertumbuhan positif. Pada 2025, lebih dari 380 ribu wisatawan Jepang berkunjung ke Indonesia, meningkat sekitar 12 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dengan rata-rata lama tinggal hampir delapan hari.