Selain pameran bisnis dan pendidikan, pengunjung dapat menikmati kuliner khas Nusantara, penampilan penyanyi populer Myanmar, informasi destinasi wisata Indonesia, serta memperebutkan berbagai door prize menarik.
Diselenggarakan atas kerja sama KBRI Yangon dengan Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia serta Union of Myanmar Federation of Chambers of Commerce and Industry (UMFCCI), Indonesia Expo 2026 diharapkan mampu menghasilkan kemitraan berkelanjutan dan mempererat hubungan persahabatan masyarakat kedua negara.
Berdasarkan basis data perdagangan internasional Perserikatan Bangsa-Bangsa (UN COMTRADE), total nilai perdagangan (turnover) antara Indonesia dan Myanmar pada 2025 tercatat sekitar 1,033 miliar dolar AS (sekitar Rp16,2 triliun).
Pada periode tersebut, ekspor Indonesia ke Myanmar tercatat 901,69 juta dolar AS dengan komoditas utama yang dikirim ke Myanmar meliputi produk minyak kelapa sawit (CPO), tembakau, peralatan elektronik, gelas dan produk kaca, serta produk manufaktur lainnya.
Impor Indonesia dari Myanmar sebesar 131,33 juta dolar AS hingga 171,09 juta dolar AS. Salah satu komoditas impor paling signifikan dari Myanmar adalah beras, di mana Indonesia mengimpor sebanyak 206,4 ribu ton senilai 77,7 juta dolar AS guna memenuhi kebutuhan pangan nasional.