NADIKABAR.COM — Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Yaounde, Kamerun, menargetkan transaksi sebesar 19,5 juta dolar AS (sekitar Rp349,81 miliar) antara delegasi asal kawasan Afrika Tengah dan pelaku usaha Tanah Air dalam Trade Expo Indonesia (TEI) 2026.

“Saya kalau bicara angka (target) eksak terus terang belum mampu, tapi saya bisa bilang bahwa minimal targetnya itu seperti tahun lalu, 19,5 juta dolar AS,” ujar Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk Kamerun Agung Cahaya Sumirat dalam press briefing di Jakarta, Selasa.

Ia menuturkan, pihaknya memfasilitasi 81 orang delegasi bisnis asal Kamerun dan sejumlah negara lainnya di kawasan Afrika Tengah pada gelaran TEI tahun ini. Tidak hanya Kamerun, KBRI Yaounde juga membawahi misi diplomatik Indonesia di Chad, Guinea Ekuatorial, Gabon, Kongo, dan Republik Afrika Tengah.

Dubes Agung menyatakan, pihaknya memasang target kesepakatan bisnis yang sama pada tahun ini dengan pencapaian nilai potensi transaksi dalam TEI 2025 karena mempertimbangkan operasional kedutaan yang baru berjalan tiga tahun.

Ia pun menekankan bahwa KBRI Yaounde selalu terbuka untuk bekerja sama dengan berbagai pihak, baik pemerintah setempat maupun sektor swasta.