"Hari ini di Kasda Bekasi masih ada Rp1 triliun. Uang dari masyarakat tadi disimpan di BJB, habis itu tidak dibelanjain. Ngapain dikumpulin tidak dibelanjain? Kan ini duit negara. Duit negara harus cepat balik ke rakyat," kata KDM.
Dedi membandingkan situasi melimpahnya kas daerah Kabupaten Bekasi dengan kondisi fiskal Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang diproyeksikan mengalami defisit anggaran lebih dari Rp1 triliun.
Ia mengenang dinamika pengelolaan anggaran saat dirinya masih menjabat sebagai Bupati Purwakarta, di mana Purwakarta pernah mengalami posisi keuangan minus Rp300 miliar sementara Kabupaten Bekasi mencatatkan Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) hingga Rp1,8 triliun.