"Pertama di Indramayu, tapi belum semuanya. Kemudian yang di Bekasi belum semuanya, Karawang belum semuanya. Kemarin saya telepon Pak Bupati (Sumedang) kurang lebih dua minggu yang lalu. Saya bilang, harus semuanya digital, semua desa dan kita bisa menyelenggarakan," tutur KDM, Rabu (28/10).

Setelah di Kabupaten Sumedang, Pilkades digital direncanakan dilakukan di Subang, Cianjur, Ciamis digital, dan Karawang.

"Ke depan, seluruh kegiatan proses pemilihan kepala desa di Jawa Barat, semuanya nanti menggunakan perangkat digital," kata KDM.

Ia menilai, Pilkades digital memiliki sejumlah benefit, antara lain biaya yang lebih murah karena tidak ada pencetakan kertas suara. Wktu pelaksanaan Pilkades pun lebih pendek, khususnya dalam penghitungan suara, dan dapat meminimalisir kecurangan.