Untuk memastikan manfaatnya dirasakan warga, rangkaian kunjungan juga diisi Gerakan Pangan Murah (GPM). Dalam kegiatan tersebut, beras dijual dengan harga Rp12.500 per kilogram.

Kesiapan KDKMP juga mencakup perannya dalam menghubungkan petani dengan pasar. Koperasi dapat mendukung penyerapan hasil panen dan menghubungkan petani dengan Perum BULOG untuk penyerapan gabah sesuai ketentuan harga pemerintah.

"Petani jangan sampai menjual gabah di bawah harga yang ditetapkan pemerintah. Nanti kalau desa itu ada panen, koperasi bisa membeli gabah dengan harga bagus, Rp6.500 per kilogram untuk kemudian diserap Bulog. Dengan begitu, petani memiliki kepastian pasar dan tidak lagi bergantung pada tengkulak," pungkasnya.

Untuk memperkuat layanan ekonomi desa, KDKMP juga didorong menyediakan layanan keuangan melalui BRILink agar masyarakat dapat melakukan transaksi perbankan dengan lebih mudah. Layanan ini diharapkan memperluas akses keuangan bagi warga dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).